Portal Aceh – Meukeutop Warisan Raja Diraja Aceh

Portal Aceh – Nangroe Aceh Darussalam atau yang biasa dijuluki kota Serambi Mekah, menjadi salah satu wilayah bagian barat Indonesia yang sangat menarik untuk di eksplore. Keragaman budaya, adat istiadat, kearifan, keramahan, keindahan wisata, dan lain sebagainya menghiasi kota yang satu ini. Bahkan Aceh juga menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat direkomendasikan karena memiliki keindahan dan juga terdapat destinasi wisata religi.

web aceh

 

Jika Anda berkunjung ke kota Aceh maka jangan melewatkan untuk mengunjungi sejumlah kawasan wisata Aceh dan juga oleh-oleh khas Aceh ini. Salah satu yang patut kita telusuri dari kota Aceh yaitu oleh-oleh khas yang menjadi warisan kerajaan Aceh pada waktu itu. Apakah itu? Warisan raja diraja Aceh salah satunya yaitu Meukeutop.

Meukeutop Ciri Khas Penutup Kepala Raja Diraja Aceh

Portal Aceh – Meukeutop merupakan salah satu ciri khas dari kerajaan Aceh pada waktu itu. Dan kabar baiknya bahwa warisan tersebut masih dilestarikan hingga kini. Apakah meukeutop itu? Meukeutop merupakan penutup kepala atau kopiah. Penutup kepala warisan raja ini masih dilestarikan oleh beberapa wanita di kawasan Desa Tungkop Kecamatan Indara Jaya. Tepatnya di Kabupaten Aceh pidie. Masyarakat disana masih menjaga warisan tersebut dengan sangat baik sehingga kini masih bisa temui meukeutop saat berkunjung ke Pidie.

Meukeutop memiliki ciri khas yaitu perpaduan beberapa jenis warna yang mengandung filosofi. Ada warna merah yang berarti pemimpin, hitam sebagai symbol rakyat jelata, kuning adalah trah raja dan hijau yang berarti ulama. Beberapa warna tersebut dikombinasikan dalam satu kopiah sehingga menghasilkan kesan yang sangat bagus.

Di zaman kerajaan kala itu, meukeutop digunakan oleh Sultan Iskandar Muda dalam aktivitas kesehariannya. Namun kini meukeutop banyak digunakan oleh masyarakat Aceh untuk acara kebudayaan, acara sunatan, perkawinan dan ritual-ritual lainnya yang berkaitan dengan acara besar di kalangan masyarakat Aceh.

Meukeutop biasanya hanya digunakan oleh kaum pria saja sebagai penutup kepala untuk acara tertentu. Orangtua, anak-anak, dewasa, remaja boleh menggunakan meukeutop. Tidak pandang usia dan tidak pandang kasta. Ini merupakan warisan raja yang merakyat sehingga siapa saja boleh menggunakannya dalam keseharian atau hanya dalam acara ritual besar saja.

Meukeutop dibuat dengan cara dirajut manual. Ini merupakan sebuah karya kerajinan tangan dari masyarakat Aceh, tepatnya di kawasan Pidie. Bagi Anda yang kebetulan berkunjung ke Aceh sebaiknya jangan melewatkan untuk membeli oleh-oleh khas kerajinan tangan ini sebab sangat menarik dan penuh arti.

Aceh memang sangat kaya dengan budaya dan kreatifitas dari masyarakatnya. Kota serambi mekah ini penuh dengan keindahan dan sejarah yang sangat menarik untuk ditelisik lebih jauh lagi. Dapatkan informasi menarik lainnya seputar aceh di portal aceh penanegeri.com secara update.