Ini Fakta Mengapa Aceh Dijuluki Serambi Mekah

Berita Aceh – Meski tak asing mendengar julukan Serambi Mekah bagi Provinsi Aceh, namun masih banyak diantara kita yang masih belum mengetahui asal muasal julukan tersebut.

Selain dari aspek sejarah, alasan pertama Aceh mendapat julukan Serambi Mekah dikarenakan Aceh merupakan daerah yang pertama kali memeluk agama Islam di Indonesia.

Jika diibaratkan, maka Aceh-lah sebagai pintu gerbang layaknya serambi atau teras rumah yang dijumpai lebih dulu apabila ada tamu yang akan memasuki rumah. Disisi lain, dari Aceh pula Islam menyebar ke seluruh penjuru Nusantara.

Sejumlah alasan lain mengapa Aceh di juluki Serambi Mekah yakni, Islam pertama kali masuk di Nusantara melalui Aceh, tepatnya di Peurelak dan Pasai (kawasan pantai Timur).

Dari Aceh, Islam berkembang dengan pesat dan cepat ke seluruh negeri hingga ke Philipina. Para Mubaligh Aceh rela meninggalkan daerah asalnya untuk menyebarkan agama Allah kepada manusia.

Diantara Wali songo yang menyebarkan Islam ke pulau Jawa, ada empat Wali yang berasal dari daerah Aceh yaitu, Syarif Hidayatullah, Sunan Ngampel, Syeikh Siti Jenar daan Maulana Malik Ibrahim.

Selanjutnya, Aceh pernah menjadi kiblat ilmu pengetahuan di Nusantara dengan hadirnya Jamiah Baiturrahman (Universitas Baiturahman) dengan berbagai fakultas lengkap. Saat itu, mahasiswa dari berbagai penjuru dunia menuntut ilmu di Aceh yaitu dari Mindanau, Malaya, Brunei Darussalam, Bangladesh, Pattani, Palestina, India dan Turki.

Alasan selanjutnya, kerajaan Aceh Darussalam dulu pernah memperoleh pernyataan dari Syarif Makkah atas nama khalifah Islam di turki bahwa kerajaan Aceh yakni pelindung kerajaan-kerajaan Islam lainnya yang berada di Nusantara. Maka dari itu seluruh sultan-sultan nusantara mengakui sultan Aceh sebagai payung mereka saat menjalankan tugas kerajaan.

Banyak persamaan antara Aceh (saat itu) dengan Makkah, diantaranya sama-sama beragama Islam, bermazhab Syafi’i, berbudaya Islam, berpakaian Islam, berhiburan Islam, dan berhukum dengan hukum Islam. Hampir seluruh penduduk Makkah beragama Islam, begitu juga dengan penduduk Aceh.

Masyarakat Aceh memeluk agama Islam secara kaffah (totalitas), tidak ada campur aduk antara adat kebiasaan dengan ajaran Islam, tetapi kalau sekarang mungkin sudah mulai memudar.

Berikutnya, sebelum teknologi transportasi berkembang pesat seperti saat sekarang ini, dahulu penduduk Nusantara menunaikan Rukun Islam yang kelima (haji) ke Mekkah menggunakan kapal laut.

Dikarenakan letaknya yang sangat strategis, Aceh dijadikan pangkalan atau pelabuhan tempat berkumpulnya para jemaah haji sebelum berangkat ke Mekkah melalui jalur laut yang melewat perairan Samudra Hindia.

Para jemaah ini biasanya memakan waktu hingga enam bulan lamanya di Bandar Aceh Darussalam, tepatnya di wilayah kampung Pelanggahan, saat ini dikenal dengan nama Banda Aceh.

Inilah beberapa alasan dan fakta sejarah mengapa Aceh di juluki serambi mekah, sehingga generasi muda dan berikutnya dapat memahami dan menjaga nama baik dan kekuatan islami di tanah serambi mekah tersebut.

Untuk mengikuti berita Aceh terupdate, Penanegeri.com merupakan salah satu portal Aceh online terpercaya yang menyajikan informasi seputar Aceh dan diulas secara mendalam dan akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *